Sudah saatnya kita berpikir untuk mandiri !!!!
Sudah saatnya kita berpikir untuk mandiri !!!!
Ahkir – akhir ini saya sangat sering sekali nonton tivi , yah untuk menambah wawasan dan untuk mengetahui kabar terakhir apa yang terjadi di bumi nusantara ini.
Dan ternyata yang banyak muncul adalah berbagai demo di berbagai daerah, terutama demo mengenai rencana kenaikan bbm yang sudah direncanakan pemerintah.
Sejujurnya saya sangat salut dengan para rekan mahasiswa yang mau menyuarakan dan menentang rencana pemerintah untuk menaikkan harga bbm, karena ini akan berdampak langsung dengan ekonomi saya dan keluarga, salut buat anda
Namun sejujurnya saya juga mempunyai rencana alternatif untuk menghadapi kenaikan ini yaitu dengan berpikir alternatif lain yang bisa saya tempuh secara pribadi untuk menghadapi hal ini
Yang terutama sih tentu saja penghematan, efisiensi dan efektifitas dalam berkegiatan dalam memanfaatkan energi yang ada di sekitar kita
Saya merasa ada yang aneh dalam rencana yang dilakukan pemerintah akhir – akhir ini, ditengah rencana pemerintah untuk mengadakan konversi dari minyak tanah ke gas elpiji, ternyata elpiji sulit didapat. Katanya sih pabriknya rusak, kok aneh gitu loh, katanya disuruh pake elpiji, kok elpijinya gak ada
Saya saat ini sedang bereksperimen [ wedeh duwur tenan istilahe ] dengan bahan bakar batubara. kebetulan ada teman yang jualan batubara di Pati, tempat saya tinggal
Secara teori sih oke, saya sudah liat dia praktek, tungkunya seperti apa, gimana caranya supaya pemakaiannya bisa optimal , pengaturan panasnya gimana, anginnya gimana [ tungkunya pake blower atau kipas angin ]
Menurut saya batubara ini [ bukan briket batubara yah , tapi murni batubara ] punya potensi untuk bahan bakar rumah tangga alternatif, yang jadi pikiranku sekarang adalah asapnya, bikin sesek napas
Harganya lumayan murah kok, didaerah saya harganya sekitar 2000 perkilo, ini bisa untuk masak sekitar 4 jam lah dengan api besar
Saat ini saya sedang berkonsultasi dengan teman saya itu mengenai tungkunya supaya asapnya bisa keluar dari dapur, sip sip
Tapi sejujurnya ada kekuatiran juga tentang batubara ini, gimanapun juga ini barang tambang yang suatu saat bisa habis, asapnya berbahaya, trus harganya pasti bisa dikontrol oleh pemerintah karena tambang dan distribusinya masih harus berurusan dengan pemerintah, pasti suatu saat juga seperti minyak tanah, ruwet !!!
Selain batubara saat ini saya sedang uji coba bahan bakar berupa ethanol, ini alkohol yang bisa kita buat sendiri, dengan sistem fermentasi buah buahan
Apinya bagus , warnanya biru dan yang lebih menarik lagi adalah asapnya, bersih seperti gas, coba deh beli alkohol sedikit lalu bakar
Tapi kalo pake buah buahan jatuhnya nanti masih mahal, jadi saya sedang mencoba memakai bahan yang lebih murah, apakah ketela bisa dibuat untuk bahan baku fermentasinya ?? Apakah anda punya ide yang menarik mengenai hal ini ???
No comments yet.
